kukayuh siangku d antara peluh
tetesan riski penopang hidup
nafas yg tersengal tak pernah kupedulikan
demi sbuah kata yg bernama cinta
tak kuhiraukan tatapan cemooh para pemegang emas
menawar harga tenagaku
melewati puluhan kilometer jalanan aspal
berkelok d antara gang2 kecil
mengantar mereka pd tujuan
saat penat meremukan badan
hanya lembaran yg tersimpan lusuh dlm saku kumal penghiburku
dengan serentetan kata yg kuingat td pagi
" pak,tole kan mau msk SMP pak,
beliin baju tas sm sepatu baru ya pak "
tetesan riski penopang hidup
nafas yg tersengal tak pernah kupedulikan
demi sbuah kata yg bernama cinta
tak kuhiraukan tatapan cemooh para pemegang emas
menawar harga tenagaku
melewati puluhan kilometer jalanan aspal
berkelok d antara gang2 kecil
mengantar mereka pd tujuan
saat penat meremukan badan
hanya lembaran yg tersimpan lusuh dlm saku kumal penghiburku
dengan serentetan kata yg kuingat td pagi
" pak,tole kan mau msk SMP pak,
beliin baju tas sm sepatu baru ya pak "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar